Pasalnya, sebagian besar lalu lintas kendaraan menuju pelabuhan didominasi truk tangki pengangkut crude palm oil (CPO) yang selama ini kerap memicu kemacetan dan meningkatkan risiko kecelakaan.
"Hampir 70 persen traffic lalu lintas ke pelabuhan itu didominasi oleh truk tangki CPO. Inilah yang selama ini menjadi salah satu penyebab kemacetan dan kecelakaan. Karena itu, kami berharap melalui kerja sama Pelindo, Pemko Padang dan seluruh stakeholder, jalan Bypass menuju pelabuhan bisa lebih tertib dan aman," ujarnya.
Menurut Rachmad, keberadaan area parkir tersebut juga akan memberikan manfaat bagi Kota Padang melalui penerimaan pajak parkir. Selain itu, sistem pembayaran digital yang diterapkan dinilai mampu mencegah praktik pungutan liar.
"Dengan adanya area parkir ini, kita membantu Pemko Padang meningkatkan PAD. Ada kontribusi pajak parkir sebesar 10 persen. Yang juga penting, seluruh transaksi dilakukan secara cashless dan digital, sehingga tidak ada ruang untuk pungli," katanya.
Ia berharap seluruh pelaku usaha angkutan dan asosiasi transportasi mendukung upaya penataan tersebut dengan tidak lagi memarkir kendaraan di badan maupun bahu jalan. Langkah itu dinilai penting untuk menciptakan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas menuju pelabuhan.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menyampaikan apresiasi atas hadirnya fasilitas parkir truk tersebut. Menurutnya, area parkir menjadi salah satu kebutuhan penting dalam mendukung penertiban lalu lintas di kawasan Bypass sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah.
Di sisi lain, General Manager Pelindo Regional 2 Teluk Bayur, Ferial Dunan, mengatakan area parkir yang dibangun di atas lahan sekitar 6.000 meter persegi itu merupakan bentuk sinergi Pelindo dengan pemerintah daerah dan mitra usaha.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu mendukung kelancaran aktivitas ekonomi di Pelabuhan Teluk Bayur sebagai pintu gerbang perdagangan Sumatera Barat.
"Pelabuhan Teluk Bayur adalah pintu gerbang Sumatera Barat. Karena itu kami ingin menghadirkan fasilitas yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan pelaku usaha. Mudah-mudahan area parkir ini menjadi solusi bagi aktivitas logistik dan mendukung pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Ferial.
Dengan beroperasinya Area Parkir Bypass Padang, pemerintah, Pelindo, dan para pelaku usaha berharap arus kendaraan angkutan barang menuju Teluk Bayur dapat lebih tertib, aman, dan efisien.
Keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan mendukung peningkatan pelayanan logistik serta pertumbuhan ekonomi Kota Padang dan Sumatera Barat. (hrd)