Ketergantungan Impor LPG Jadi Alasan
Menurut Bahlil, salah satu alasan pemerintah mengembangkan kompor listrik adalah tingginya ketergantungan Indonesia terhadap impor LPG.
Pemerintah mencatat sekitar 80 persen kebutuhan LPG nasional masih dipenuhi dari impor sehingga membebani devisa negara dan anggaran subsidi energi.
"Devisa kita setiap tahun keluar untuk LPG minimal Rp120 triliun. Saat harga minyak dunia seperti sekarang, devisa yang keluar untuk membeli LPG bisa mencapai lebih dari Rp130 triliun, sementara subsidinya di atas Rp80 triliun," kata Bahlil.