Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,8 mengguncang wilayah lepas pantai Pulau Mindanao, Filipina, pada Senin (8/6/2026) pagi. Sedikitnya 15 orang dilaporkan tewas, sementara sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat guncangan kuat tersebut.
Menurut Survei Geologi Amerika Serikat (USGS), gempa terjadi sesaat sebelum pukul 07.40 waktu setempat. Guncangan kuat itu juga memicu peringatan tsunami di sejumlah negara Asia sebelum sebagian besar peringatan dicabut beberapa jam kemudian.
Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (PHIVOLCS) melaporkan gempa utama diikuti serangkaian gempa susulan yang berlangsung lebih dari satu jam.
Kota General Santos di Mindanao bagian selatan menjadi salah satu wilayah yang mengalami dampak paling parah. Kota yang berpenduduk sekitar 722.000 jiwa itu merasakan guncangan dengan intensitas sangat kuat.
Rekaman video yang diunggah melalui kanal media sosial resmi menunjukkan sebuah bangunan tiga lantai yang menampung restoran Jollibee runtuh dan menimbulkan kepulan debu tebal. Selain itu, sejumlah bangunan lain dilaporkan mengalami kerusakan, mulai dari jendela pecah hingga atap yang ambruk.