JAKARTA, SENTERSUMBAR.COM – Sebuah pesawat pengebom B-52 Stratofortress milik Angkatan Udara Amerika Serikat (AS) jatuh dan terbakar sesaat setelah lepas landas dari Edwards Air Force Base, California Selatan, Senin (15/6/26) waktu setempat. Delapan orang yang berada di dalam pesawat dilaporkan tewas dalam insiden tersebut.
Pesawat yang selama puluhan tahun menjadi andalan militer AS dalam berbagai operasi, mulai dari Perang Vietnam, Perang Balkan, hingga operasi melawan ISIS dan Iran itu mengalami kecelakaan saat menjalankan misi uji coba, bukan dalam operasi tempur.
Mengutip laporan BBC dan USA Today, kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.20 waktu setempat. Pesawat diketahui sedang menjalani misi pengujian untuk mendukung program modernisasi sistem radar.
Tak lama setelah mengudara, pesawat tiba-tiba kehilangan kendali, jatuh, dan memunculkan kepulan asap hitam pekat yang terlihat dari jarak beberapa kilometer.
"Hari ini, Pangkalan Angkatan Udara Edwards mengalami tragedi yang mengerikan. Kami kehilangan delapan warga Amerika yang hebat," ujar Wakil Komandan Edwards Air Force Base, Kolonel James Hayes.