SEMARANG, SENTERSUMBAR.COM – Jawa Tengah menjadi salah satu wilayah strategis dalam perkembangan kendaraan listrik atau Electric Vehicle (EV) di Indonesia. Pabrikan otomotif asal China, BYD, mencatat tingkat penetrasi kendaraan listrik di provinsi tersebut meningkat tajam dari sekitar 2 persen pada tahun lalu menjadi 8 persen pada 2026.
Pertumbuhan pesat tersebut mendorong BYD memperluas jaringan penjualan di Jawa Tengah dengan membuka empat showroom baru sekaligus.
Presiden Direktur BYD Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan ekspansi ini dilakukan untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik di segmen ritel maupun komersial.
“Pagi ini kami membuka empat showroom baru di Jawa Tengah, sehingga total menjadi lima dealer yang beroperasi di wilayah ini,” ujar Eagle Zhao, Rabu (17/6/26).
Menurutnya, Jawa Tengah memiliki potensi besar dalam pengembangan kendaraan listrik karena tingkat penerimaan masyarakat terhadap teknologi elektrifikasi terus meningkat.