Kolaborasi dengan Mitra Lokal dan Dukungan Pemda
Komitmen BYD di Jawa Tengah sebenarnya telah dimulai sejak empat tahun lalu melalui kerja sama dengan mitra lokal di Magelang untuk memproduksi armada bus listrik.
Kolaborasi tersebut menunjukkan bahwa strategi perusahaan tidak hanya menyasar pasar kendaraan pribadi, tetapi juga sektor transportasi publik dan kendaraan komersial.
“Jawa Tengah merupakan wilayah strategis di Pulau Jawa dengan tingkat industrialisasi yang penting bagi perekonomian nasional. Kami berharap mitra lokal dapat terus berkolaborasi bersama BYD,” ujarnya.
Ekspansi BYD mendapat dukungan dari Pemerintah Kota Semarang. Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Semarang, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, menilai kehadiran dealer baru BYD dan penyelenggaraan BYD Tech Culture Festival menjadi momentum penting bagi perkembangan kendaraan listrik di daerah.
Menurutnya, dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, penggunaan kendaraan listrik kini tidak lagi sekadar tren gaya hidup, tetapi telah menjadi kebutuhan.
“Kami siap membangun kolaborasi dengan dunia usaha, industri otomotif, lembaga pendidikan, komunitas, dan seluruh pemangku kepentingan agar Kota Semarang menjadi wilayah yang ramah terhadap inovasi energi hijau,” katanya.
Pemerintah Kota Semarang juga menilai pengembangan kendaraan listrik menjadi langkah penting dalam mendukung pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas lingkungan hidup di kawasan perkotaan.(hdr)