JAKARTA, SENTERSUMBAR.COM – Nilai tukar rupiah ditutup menguat pada perdagangan Kamis (25/6/26) sore. Mata uang Garuda naik 9 poin atau 0,05 persen ke level Rp17.943 per dolar Amerika Serikat (AS), dibandingkan penutupan sebelumnya di posisi Rp17.952 per dolar AS.
Penguatan rupiah dipengaruhi oleh penurunan harga minyak mentah dunia yang terus berlanjut setelah meredanya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi dari kawasan Timur Tengah.
Analis pasar uang Ibrahim Assuaibi mengatakan harga minyak mentah WTI Crude Oil kini telah turun hingga berada di bawah US$70 per barel, setelah aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz kembali normal.
"Kesepakatan awal pekan lalu untuk mengakhiri konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran memungkinkan lalu lintas melalui Selat Hormuz kembali berjalan, sehingga kekhawatiran terhadap pasokan minyak mulai mereda," ujar Ibrahim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis.