Target Rampung Juli 2026
HKI terus mempercepat penyelesaian pekerjaan yang tersisa dengan target seluruh proses rekonstruksi selesai pada Juli 2026.
Percepatan proyek dilakukan untuk memastikan konektivitas antardaerah di Sumatera Barat dapat pulih sepenuhnya sekaligus mendukung aktivitas masyarakat yang bergantung pada jalur strategis tersebut.
Berdasarkan data proyek, sejumlah pekerjaan utama telah berhasil diselesaikan, meliputi:
- Pengalihan aliran air.
- Normalisasi sungai.
- Perlindungan badan jalan.
- Pekerjaan bore pile di sejumlah titik terdampak.
- Penimbunan badan jalan.
- Perkuatan lereng.
- Pembangunan saluran drainase.
- Perlindungan pondasi Jembatan Margayasa.
- Fokus Selesaikan 20 Titik Pekerjaan
Memasuki tahap akhir proyek, HKI kini memusatkan pekerjaan pada sekitar 20 titik yang masih dalam proses penyelesaian.
Pekerjaan tersebut meliputi pembangunan struktur pendukung, penanganan lereng, perkerasan jalan, pembangunan saluran drainase, pemasangan fasilitas keselamatan jalan, hingga pengaspalan menggunakan lapisan hotmix.
Sekretaris Perusahaan HKI, Resnu Aditya Wuladarman, mengatakan seluruh pekerjaan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas konstruksi, dan kenyamanan pengguna jalan.
"HKI terus berupaya mempercepat penyelesaian penanganan Lembah Anai dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan, kualitas pekerjaan, serta kelancaran mobilitas masyarakat," ujar Resnu, Senin (22/6/26).
Menurutnya, penyelesaian sejumlah pekerjaan utama menjadi modal penting untuk mempercepat tahapan akhir rekonstruksi.