Jaringan 5G Jadi Tulang Punggung Ekonomi Digital
Di tengah meningkatnya kebutuhan konektivitas, penguatan jaringan 5G menjadi salah satu fokus utama industri telekomunikasi. Teknologi ini menawarkan kecepatan transfer data yang lebih tinggi, latensi rendah, serta kapasitas jaringan yang lebih besar dibandingkan generasi sebelumnya.
Melalui program modernisasi jaringan yang tengah berjalan, implementasi 5G pada pita frekuensi rendah ditargetkan menjangkau seluruh jaringan. Sementara itu, cakupan 5G pita frekuensi menengah diproyeksikan mencapai sekitar 80 persen jaringan dalam kurun waktu 3,5 tahun ke depan.
Dengan dukungan teknologi terbaru, jaringan yang dibangun tidak hanya meningkatkan kualitas layanan pelanggan ritel, tetapi juga membuka peluang baru bagi dunia usaha dan sektor publik.
President dan CEO Nokia, Justin Hotard, menilai masa depan industri telekomunikasi akan ditentukan oleh kemampuan operator dalam menggabungkan konektivitas, kecerdasan, dan skala operasional.
"Jaringan masa depan tidak hanya memperluas cakupan 5G, tetapi juga mendukung lebih banyak layanan berbasis AI dan menciptakan nilai jangka panjang bagi masyarakat maupun industri," katanya.