AI Mulai Diterapkan di Berbagai Sektor Strategis
Integrasi AI ke dalam jaringan telekomunikasi diyakini akan mempercepat pemanfaatan teknologi cerdas di berbagai sektor, mulai dari layanan publik, kesehatan, pendidikan, pertanian hingga industri manufaktur.
NVIDIA bersama Nokia dan Indosat saat ini juga tengah menyiapkan pengembangan AI-RAN yang akan memasuki tahap uji coba lapangan di Indonesia pada akhir 2026. Langkah tersebut menjadi kelanjutan dari demonstrasi panggilan AI-RAN yang diperkenalkan pada ajang Mobile World Congress 2026.
Senior Vice President Telecoms NVIDIA, Ronnie Vasishta, mengatakan jaringan 5G kini berkembang menjadi platform kecerdasan yang mampu menghadirkan berbagai aplikasi dan layanan baru.
"Dengan AI-RAN, AI dan konektivitas dapat berjalan berdampingan untuk meningkatkan efisiensi, menghadirkan layanan baru, dan mendukung transformasi digital dalam skala besar," ujarnya.
Dorong Pemerataan dan Inklusi Digital
Transformasi jaringan berbasis AI juga diproyeksikan menjadi pendorong utama pemerataan akses digital di Indonesia. Infrastruktur yang lebih cerdas dan efisien memungkinkan layanan digital menjangkau lebih banyak wilayah, termasuk daerah yang selama ini masih memiliki keterbatasan akses teknologi.
Selain meningkatkan kualitas layanan komunikasi, integrasi AI dan 5G juga membuka peluang pengembangan ekonomi digital nasional melalui lahirnya berbagai inovasi baru berbasis data dan kecerdasan buatan.
Kolaborasi antara industri telekomunikasi nasional dan perusahaan teknologi global tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat ekosistem digital Indonesia agar lebih kompetitif, inklusif, dan berkelanjutan di masa depan. (hdr)