PADANG, SENTERSUMBAR – Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sumatera Barat memastikan kawasan GOR H. Agus Salim Padang akan mulai dikosongkan pada pertengahan Juni 2026.
Para pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut akan direlokasi ke Kavling D yang berada di dekat area panjat tebing. Relokasi ini merupakan bagian dari penataan kawasan menjelang rencana perombakan dan pembangunan ulang kompleks olahraga terbesar di Sumbar tersebut.
Kepala Dispora Sumbar, Mahdianur, mengatakan pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada pedagang yang terdata secara resmi. Selain itu, proses pencabutan nomor lokasi atau lotting juga telah dilakukan sekitar tiga minggu lalu.
“Para pedagang yang terdata sudah mendapatkan lokasi masing-masing di tempat relokasi setelah proses lotting dilakukan,” ujarnya, Selasa (9/6/26).
Berdasarkan data Dispora Sumbar, terdapat sekitar 48 pedagang yang tercatat resmi di kawasan GOR Agus Salim. Namun, jumlah tersebut terus berkembang seiring munculnya pelaku usaha baru di sekitar area tersebut.
Menurut Mahdianur, tidak semua pedagang yang beraktivitas di kawasan itu tercatat dalam data resmi. Sebagian merupakan pedagang harian yang tidak berjualan setiap hari, serta pedagang musiman yang biasanya muncul saat kegiatan tertentu, terutama pada hari Minggu.
Ia menilai kondisi tersebut terjadi karena pendataan yang sudah berlangsung cukup lama dan belum sepenuhnya diperbarui secara sistematis.
Sementara itu, proses pembongkaran bangunan di kawasan terdampak penataan saat ini masih berada pada tahap lelang pekerjaan peruntuhan.
“Untuk proses peruntuhan masih dalam tahap lelang. Pengosongan kawasan direncanakan mulai pertengahan Juni 2026,” jelasnya.
Mahdianur menambahkan, pelaksanaan teknis lelang serta pengelolaan aset berada di bawah kewenangan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Sumbar.
Dengan rencana penataan ini, kawasan GOR H. Agus Salim diharapkan menjadi lebih tertata dan mendukung pengembangan fasilitas olahraga di Sumatera Barat ke depan. (hdr)