PESISIR SELATAN, SENTERSUMBAR.COM – Kementerian Sosial (Kemensos) RI bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan terus memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana melalui pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB), pelatihan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Muda, serta penguatan Lumbung Sosial di Kecamatan Koto XI Tarusan.
Program yang berlangsung selama beberapa hari tersebut merupakan bagian dari strategi mitigasi dan pencegahan dini bencana di Kabupaten Pesisir Selatan yang dikenal sebagai salah satu daerah rawan bencana di Sumatera Barat, mulai dari banjir, longsor, gempa bumi hingga tsunami.
Sebanyak 60 peserta mengikuti kegiatan tersebut, termasuk 20 calon anggota Tagana Muda yang dipersiapkan menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat saat terjadi bencana.
Pelatihan menghadirkan sejumlah narasumber berpengalaman, di antaranya Koordinator Tagana Provinsi Sumatera Barat, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Pesisir Selatan, serta para anggota Tagana senior yang telah terlibat dalam berbagai operasi kemanusiaan dan penanganan bencana.
Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Pesisir Selatan, Ilham Rahmadsyah Putra, mengatakan pembentukan Kampung Siaga Bencana merupakan langkah strategis untuk membangun kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.
“Melalui program ini, masyarakat tidak hanya menjadi objek penanganan saat bencana terjadi, tetapi juga menjadi subjek yang memiliki kemampuan melakukan mitigasi, kesiapsiagaan hingga penanganan awal secara mandiri. Kami berharap keberadaan Kampung Siaga Bencana dan Tagana Muda mampu memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tingkat nagari,” ujarnya.