Kerusakan Tersebar di Hampir Seluruh Sumbar
Berdasarkan data SDABK Sumbar, dari total 656 daerah irigasi yang terdampak, sebanyak 23 daerah irigasi merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Sumbar dengan cakupan layanan mencapai 12.234,55 hektare sawah.
Sementara itu, sebanyak 633 daerah irigasi lainnya berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten dan kota dengan luas layanan sekitar 44.761,61 hektare.
Kabupaten Tanahdatar menjadi daerah dengan jumlah kerusakan terbanyak, yakni mencapai 170 daerah irigasi yang mengairi sekitar 5.022,90 hektare sawah.
Kemudian, Kabupaten Pesisir Selatan mencatat 103 daerah irigasi terdampak dengan luas layanan 7.170,92 hektare. Di Kabupaten Agam terdapat 78 daerah irigasi rusak yang mengairi 4.433,33 hektare sawah.
Sementara itu, Kabupaten Padangpariaman mengalami kerusakan pada 47 daerah irigasi dengan cakupan layanan sekitar 6.337,50 hektare.
Daerah lain yang turut terdampak antara lain Kabupaten Pasaman Barat sebanyak 23 daerah irigasi dengan luas layanan 2.475 hektare, Kota Padang sebanyak 24 daerah irigasi dengan luas 1.282,07 hektare, serta Kabupaten Pasaman dengan 13 daerah irigasi yang mengairi sekitar 2.000 hektare sawah.