Sejumlah Saluran Sudah Kembali Berfungsi
Rifda menjelaskan, beberapa daerah irigasi prioritas telah mendapatkan penanganan darurat agar petani tetap dapat melaksanakan aktivitas pertanian.
Salah satunya berada di Daerah Irigasi Gunung Nago. Di lokasi tersebut, SDABK memasang pipa dan melakukan pekerjaan galian tanah dengan anggaran sebesar Rp344,37 juta.
Saat ini, intake kanan Daerah Irigasi Gunung Nago telah kembali berfungsi dan mampu mengairi sekitar 50 hingga 70 hektare lahan persawahan.
Selain itu, penanganan sementara juga dilakukan di Daerah Irigasi Gadang Sini, Kabupaten Padangpariaman, melalui pemasangan pipa HDPE sepanjang 108 meter untuk mengembalikan aliran air ke lahan pertanian masyarakat.
Sementara itu, Daerah Irigasi Gumarang di Kabupaten Agam juga mulai kembali mengalirkan air ke sawah warga, meskipun kapasitas layanan masih belum maksimal karena perbaikan yang dilakukan masih bersifat darurat.