Binder Clay dan Produk Turunan Baru
Produk nonsemen lainnya yang turut memberikan kontribusi positif adalah binder clay yang digunakan sebagai bahan baku produksi pupuk NPK. Tahun ini, BNSPT kembali dipercaya memasok 7.500 ton binder clay kepada PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) hingga akhir Juli 2026.
Kerja sama tersebut merupakan kelanjutan dari kontrak sebelumnya pada 2025 dengan total pasokan mencapai 8.400 ton.
“Keberlanjutan kerja sama ini menjadi indikasi bahwa kualitas produk binder clay kami mampu memenuhi kebutuhan industri pupuk nasional,” ujar Ridwan.
Selain itu, BNSPT juga tengah mengembangkan produk kalsium karbonat yang direncanakan untuk kebutuhan perkebunan kelapa sawit dan tambak udang sebagai penetral tingkat keasaman tanah.
Perusahaan juga mengembangkan produk biji kalsium yang diproyeksikan menjadi bahan baku industri pakan ternak. Untuk mendukung pemasaran produk tersebut, BNSPT telah melakukan penjajakan kerja sama dengan sejumlah perusahaan besar seperti PT Charoen Pokphand Indonesia dan PT Japfa Comfeed Indonesia.