JAKARTA, SENTERSUMBAR.COM – Pemerintah resmi meluncurkan program Bantuan Stabilisasi Harga dan Pasokan Pangan (SPHP) Kedelai sebagai bagian dari paket stimulus ekonomi semester II 2026. Melalui program ini, perajin tahu dan tempe akan menerima subsidi sebesar Rp2.000 per kilogram guna menekan dampak kenaikan harga kedelai impor di pasar global.
Pada tahap awal, pemerintah menyiapkan 250.000 ton kedelai dengan total anggaran sekitar Rp500 miliar. Bantuan tersebut diberikan kepada perajin apabila harga kedelai berada di atas Harga Acuan Pembelian (HAP).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kebutuhan kedelai nasional mencapai sekitar 2,5 juta ton per tahun. Namun, pemerintah memulai penyaluran secara bertahap agar distribusinya lebih tepat sasaran.
"Kebutuhan kedelai sekitar 2,5 juta ton per tahun. Untuk tahap pertama kami siapkan 250.000 ton dengan subsidi Rp2.000 per kilogram apabila harga kedelai berada di atas Harga Acuan Pembelian," ujar Airlangga dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (22/6/26).