Pencak Silat Militer Dikukuhkan
Padang, SENTERSUMBAR
Pangdam XX/Tuanku Iman Bonjol Mayor Jenderal Arief Gajah SE MM mengukuhan Pencak Silat Militer di Sport Center Kodam XX/TIB, Kamis (23/4).
"Pencak silat bukan sekadar seni bela diri, tetapi merupakan warisan budaya bangsa yang sarat dengan nilai-nilai luhur. Seperti disiplin, keberanian, kehormatan, serta pengendalian diri dan sebagai wahana untuk mengasah kemampuan sekaligus mempererat kebersamaan antar prajurit," ucap Arief Gajah.
Sebagai prajurit TNI wajib memiliki kemampuan bela diri khususnya pencak silat. Pencak silat militer menjadi kemampuan utama yang harus dikuasai karena tidak hanya melatih fisik, tetapi juga membentuk mental, disiplin, dan naluri tempur prajurit selain itu, penguasaan bela diri lain seperti taekwondo dan karate juga penting sebagai pelengkap untuk meningkatkan variasi teknik dan ketangkasan. namun demikian, yang paling utama dan harus menjadi prioritas adalah pencak silat militer sebagai ciri khas dan kekuatan dasar prajurit angkatan darat.
"Dengan adanya pencak silat militer di wilayah Kodam XX/TIB, diharapkan dapat menambah jumlah atlet pencak silat di provinsi sumatera barat sebagai bagian dari upaya pembinaan prestasi sekaligus pelestarian budaya dan kearifan lokal," ucapnya.
Kehadiran kegiatan ini tidak hanya memperkuat kemampuan prajurit, tetapi juga menjadi sarana untuk menjaga tradisi pencak silat yang telah mengakar di masyarakat sumbar. Dengan demikian, pembinaan yang berkelanjutan akan mampu menunjang peningkatan prestasi, baik di lingkungan jajaran Kodam XX/TIB maupun bagi Sumbar dalam berbagai ajang perlombaan
"Saya menekankan kepada seluruh peserta agar mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat, disiplin, dan tetap mengutamakan faktor keamanan, serta hindari kesalahan selama latihan berlangsung.
kepada para pelatih dan penyelenggara," ucapnya.