Harga Sayuran Beragam, Daging Sapi Justru Naik
Untuk komoditas sayuran, pendapat pedagang masih beragam. Des mengatakan harga sayuran secara umum masih normal, meski beberapa jenis seperti petai mengalami kenaikan.
Sementara itu, Refda menilai program MBG memang memengaruhi harga beberapa jenis sayuran muda karena permintaan dalam jumlah besar.
"Kalau ada MBG, ada pengaruh. Harga naik, tapi tidak terlalu tinggi. Semuanya tergantung stok. Harga itu naik karena stok diborong MBG," katanya.
Berbeda dengan pedagang lainnya, Yes (54) menilai berkurangnya pembeli lebih disebabkan masyarakat yang sedang memprioritaskan kebutuhan tahun ajaran baru.
"Kalau saya, MBG tidak berpengaruh. Tapi memang pembeli berkurang karena orang lagi mendahulukan kebutuhan baju sekolah anak," ujarnya.
Sementara itu, harga daging sapi justru mengalami kenaikan. Faisal (27) mengatakan kondisi tersebut dipicu terbatasnya pasokan sapi, bukan karena penghentian sementara program MBG.
Saat ini harga daging sapi mencapai Rp150.000 per kilogram, naik dari kisaran normal Rp130.000 hingga Rp140.000 per kilogram.
"Kalau pun ada MBG, harga tetap sama, tidak berpengaruh. Sekarang naik karena stok sapi yang kurang," katanya. (hdr)