PADANG, SENTERSUMBAR.COM – Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, menemui massa dari aliansi organisasi mahasiswa yang menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (15/6/26) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Arry menjelaskan bahwa Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah sedang berada di luar daerah, sementara Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy masih dalam perjalanan dinas dari Kabupaten Agam menuju Kota Padang.
Di hadapan para demonstran, Arry beberapa kali berupaya menghubungi Vasko Ruseimy melalui sambungan telepon dan panggilan WhatsApp. Namun, upaya tersebut tidak mendapatkan respons.
Hingga sekitar pukul 17.50 WIB, Sekda tercatat tiga kali mencoba menghubungi Wakil Gubernur di depan massa aksi. Selain itu, Arry juga mencoba menghubungi ajudan Vasko Ruseimy, namun panggilan tersebut juga tidak dijawab.
“Kami sudah mencoba menghubungi Pak Wakil Gubernur beberapa kali. Namun tidak ada jawaban,” kata Arry kepada massa aksi.
Upaya menghubungi pimpinan daerah itu dilakukan karena para mahasiswa menuntut agar aspirasi mereka diterima langsung oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.
“Kami ingin tuntutan kami diterima langsung oleh dua orang itu, Mahyeldi dan Vasko,” ujar salah seorang orator aksi.
Salah satu perwakilan mahasiswa, Maichel Firmansyah, mengatakan aksi tersebut membawa sejumlah tuntutan yang berkaitan dengan berbagai isu di Sumatera Barat.
Mahasiswa menyoroti penggunaan anggaran daerah, termasuk rencana relokasi anggaran untuk perbaikan rumah dinas gubernur, wakil gubernur, dan sekretaris daerah.
Selain itu, mereka juga mendesak pemerintah daerah bersama aparat penegak hukum segera menyelesaikan persoalan pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang masih marak terjadi di sejumlah wilayah di Sumbar.
“Kami menilai penegakan hukum terhadap pelaku tambang tanpa izin belum berjalan maksimal sehingga berpotensi merugikan masyarakat dan merusak lingkungan,” kata Maichel dalam orasinya.
Aksi unjuk rasa tersebut mendapat pengamanan ketat dari puluhan personel kepolisian yang berjaga di sekitar Kantor Gubernur Sumbar dan membentuk barisan di depan gerbang utama kantor gubernur.(Sumber: Langgam.id)