Industri Khawatir Gelombang PHK
Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea mengingatkan mahalnya harga gas industri berpotensi memicu pemutusan hubungan kerja (PHK).
Menurutnya, harga gas yang melonjak hingga sekitar US$22 per MMBtu membuat sejumlah perusahaan kesulitan menekan biaya produksi. Industri keramik menjadi salah satu sektor yang disebut paling terdampak.
Andi Gani bahkan memperkirakan sekitar 50 ribu pekerja berpotensi kehilangan pekerjaan apabila persoalan harga gas tidak segera mendapat solusi dari pemerintah.
Pemerintah berharap formulasi harga yang sedang disusun dapat menjaga daya saing industri nasional sekaligus memastikan pasokan gas tetap tersedia dengan harga yang lebih kompetitif bagi dunia usaha.