PADANG, SENTERSUMBAR – Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam), Jenderal TNI (Purn.) Djamari Chaniago, memastikan insiden peluru nyasar yang melukai mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) tidak akan terulang kembali.
Komitmen tersebut disampaikan Djamari Chaniago saat menerima Rektor UNP, Krismadinata, bersama Senior Eksekutif UNP Ganefri dan tokoh alumni IKIP/UNP Khairul Jasmi di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam), Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Dalam pertemuan itu, Djamari menyambut baik usulan pemindahan markas dan lapangan tembak TNI yang berada di sekitar kawasan Air Tawar, Kota Padang. Menurutnya, relokasi fasilitas latihan menembak tersebut penting untuk menjamin keselamatan masyarakat dan sivitas akademika UNP.
"Saya menyambut positif ide pemindahan itu," kata Djamari Chaniago.
Rektor UNP, Krismadinata, menjelaskan bahwa pihak kampus menginginkan langkah konkret pascainsiden peluru nyasar yang terjadi awal Juni lalu. Keberadaan fasilitas latihan menembak yang berdekatan dengan kawasan kampus dan permukiman warga dinilai menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat.
Karena itu, UNP meminta dukungan pemerintah pusat agar rencana pemindahan lapangan tembak tersebut dapat segera direalisasikan.