Menanggapi hal itu, Djamari menegaskan bahwa persoalan tersebut menjadi perhatian pemerintah dan pihaknya mendukung upaya relokasi demi meningkatkan aspek keselamatan publik.
Sebelumnya, insiden peluru nyasar terjadi di kawasan Kampus UNP Air Tawar pada Selasa (2/6/2026). Peristiwa itu mengakibatkan dua orang mengalami luka, termasuk seorang mahasiswi Program Studi Sosiologi UNP bernama Nova Hirantika.
Berdasarkan hasil investigasi dan uji balistik yang dilakukan TNI, peluru yang mengenai korban berasal dari kegiatan latihan menembak yang berlangsung di kawasan Lapai, Kota Padang.
Krismadinata mengapresiasi perhatian dan respons cepat yang diberikan Menko Polkam serta jajaran TNI dalam menangani kasus tersebut. Ia berharap komitmen yang telah disampaikan dapat segera diwujudkan sehingga masyarakat dan sivitas akademika UNP memperoleh rasa aman yang lebih baik.
Dalam kesempatan yang sama, pihak UNP juga mengundang Djamari Chaniago untuk memberikan kuliah kebangsaan kepada dosen dan sivitas akademika UNP dalam waktu dekat. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah dalam membangun wawasan kebangsaan serta keamanan nasional.