Hadirkan Hotel, Lapangan Golf dan Fasilitas Pendukung
Sementara itu, Fauzi Bahar mengungkapkan bahwa proyek Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai akan dikembangkan dengan total investasi sekitar Rp2,2 triliun.
Proyek tersebut dirancang menghadirkan berbagai fasilitas pendukung sektor pariwisata dan ekonomi, di antaranya pembangunan tiga hotel, lapangan golf, serta sejumlah fasilitas penunjang lainnya yang diharapkan mampu meningkatkan daya tarik wisata Kota Padang.
Menurutnya, kehadiran kawasan wisata terpadu tersebut tidak hanya akan memperkuat sektor pariwisata, tetapi juga membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar.
Direktur PT Tasake Indo Service, Dede Mulyana, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan Pemerintah Kota Padang terhadap rencana investasi tersebut.
Ia berharap proses pembangunan dapat berjalan lancar sesuai rencana dan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami mengapresiasi dukungan Pemko Padang terhadap investasi ini. Semoga proyek Kawasan Wisata Terpadu Padang Sarai dapat segera direalisasikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta perkembangan sektor pariwisata Kota Padang,” ujarnya.
Pembangunan kawasan wisata terpadu ini diharapkan menjadi salah satu proyek strategis yang mampu memperkuat posisi Kota Padang sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat sekaligus menarik lebih banyak kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara. (hdr)