Di tengah berbagai kebutuhan pembangunan daerah dan pemulihan pascabencana yang masih menjadi pekerjaan rumah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, alokasi anggaran miliaran rupiah untuk pengadaan barang rumah tangga serta renovasi rumah dinas Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy, menjadi perhatian publik.
Selain anggaran rehabilitasi dan pemeliharaan aset daerah, Pemprov Sumbar melalui Biro Umum juga mengalokasikan dana untuk berbagai pengadaan perlengkapan rumah dinas dan rumah temu wakil gubernur. Total nilai pengadaan tersebut mencapai miliaran rupiah dan mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari furnitur, perangkat elektronik, hingga perlengkapan penunjang kegiatan kedinasan.
Berdasarkan dokumen pengadaan yang telah masuk dalam katalog Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), salah satu item yang dianggarkan adalah pengadaan gorden dan lampu gantung senilai Rp256 juta. Pengadaan tersebut diperuntukkan bagi rumah dinas wakil gubernur dengan spesifikasi gorden model klasik berbahan kain impor lengkap dengan rel serta tiga unit lampu gantung kristal standar fitting E27.
Tidak hanya itu, Pemprov Sumbar juga menganggarkan pengadaan sofa tamu senilai Rp199 juta dengan konsep desain modern yang dilengkapi meja berukuran 120 x 40 sentimeter. Sementara untuk kebutuhan kamar, dialokasikan anggaran sebesar Rp126 juta untuk pengadaan bed cover, sprei, dan perlengkapan pendukung lainnya.
Pengadaan lainnya mencakup peralatan prasmanan berbahan stainless steel dengan nilai Rp193 juta. Selain itu, terdapat pengadaan sarung kursi, alas meja rimple, dan alas meja tamu dengan total anggaran Rp143 juta yang terdiri dari 20 lembar alas meja bulat rimple, tiga unit alas meja tamu, serta 150 buah sarung kursi.
Pemprov juga mengalokasikan dana sebesar Rp144 juta untuk pengadaan karpet kustom seluas 90 meter persegi. Selanjutnya terdapat pengadaan spring bed ukuran 200 x 200 sentimeter senilai Rp78 juta, bunga meja dan bunga standing senilai Rp59 juta, AC split 2 PK sebesar Rp23 juta, serta mesin cuci dengan anggaran Rp18 juta.
parah wagub ko mah, urang efisiensi gaya nyo banyak