Penertiban Dilakukan Secara Humanis
Operasi penataan melibatkan personel dari Satpol PP Provinsi Sumatera Barat, Satpol PP Kota Padang, Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Barat, Dinas Perhubungan Kota Padang, Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Barat, serta unsur kepolisian.
Meski melibatkan banyak personel, pemerintah memastikan proses penertiban dilakukan secara humanis dan mengedepankan pendekatan persuasif kepada para pedagang.
Petugas di lapangan aktif berdialog dengan para PKL untuk memberikan pemahaman mengenai pentingnya penataan kawasan demi mendukung pembangunan fasilitas olahraga yang lebih baik.
Selain itu, para pedagang juga diberikan edukasi bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Padang, Chandra Eka Putra, mengatakan revitalisasi GOR Haji Agus Salim merupakan program strategis yang akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat dalam jangka panjang.
“Revitalisasi GOR Haji Agus Salim merupakan program strategis yang bertujuan menghadirkan fasilitas olahraga yang lebih baik bagi masyarakat. Untuk itu, Satpol PP Kota Padang siap mendukung dan mengawal proses penataan kawasan, termasuk melakukan pemetaan dan penertiban PKL secara humanis serta mengedepankan pendekatan persuasif kepada seluruh pihak yang terdampak,” ujarnya.